• SMA NEGERI 1 FATULEU TENGAH
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

MENGAPA GURU HARUS MENJADI GURU PENGGERAK?

Nunsaen, 10 November 2022
Oleh I Putu Alex Sudiartana, S.Pd, Gr - Plt.Kepala SMAN 1 Fatuleu Tengah
Guru Penggerak Kabupaten Kupang

Guru Penggerak Kabupaten Kupang

Gambar : Guru Penggerak Kabupaten Kupang

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Untuk menjadi Guru Penggerak, guru harus mengikuti pendidikan guru penggerak selama 9 bulan yang meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan bagi calon Guru Penggerak. Selama pelaksanaan program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. Guru penggerak akan berperan untuk:

  • Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya
  • Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah
  • Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah
  • Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
  • Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah

Guru penggerak diharapkan menjadi pemimpin- pemimpin pendidikan di masa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia.

Darimana Guru bisa mengetahui informasi adanya Guru Penggerak ?

Informasi adanya Program Pendidikan Guru Penggerak dari Surat Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan teknologi tentang Rekrutmen Calon Guru Penggerak (CGP), guru juga dapat melihat pada aplikasi SIM PKB nya masing - masingdan dapat juga dilihat daerah sasaran program angkatan berikutnya pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/detil-program/ pada tombol “Daerah Sasaran GP”.

Menjadi Guru Penggerak dan Modul Guru Penggerak

Salah satu kebijakan merdeka belajar dari Kemdikbudristek adala program Guru Penggerak. Program ini mengajak guru - guru hebat, guru terbaik untuk melakukan tranformasi nyata pendidikan di indonesia dengan mendafatar menjadi guru penggerak. Guru penggerak dapat menambah wawasan, pengalaman dan meningkatkan kompetensi agar bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di kelas. Untuk menjadi calon guru penggerak harus melewati tahapan seleksi yang sama sekali tidak mudah  yakni lulus seleksi tahap 1 (CV, Esai) dan tahap 2 (Simulasi Mengajar dan Wawancara). Setelah lulus seleksi, calon guru penggerak akan mengikuti pelatihan selama 9 bulan (sekarang 6 bulan) dan benar-benar dibekali banyak sekali ilmu dan pengalaman.

Calon guru penggerak memperoleh tiga modul yaitu modul pertama mengenai visi dan misi guru penggerak, modul kedua mengenai dampak terhadap anak dan modul ketiga mengenai dampak terhadap sekolah. Secara menyeluruh terdapat 10 modul yang menarik, pada modul 1 terdapat 4 sub modul yaitu mengenai refleksi filosofi pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantoro, nilai dan peran guru penggerak, visi guru penggerak, dan budaya positif. Pada modul 2 terdapat 3 sub modul yaitu pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial emosi, dan coaching. Sedangkan pada modul 3 terdiri dari 3 sub modul yaitu pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, pemimpin dalam pengelolaan sumber daya, dan pengelolaan pprogram yang berdampak pada murid. Proses pembelajaran modul - modul tersebut menggunakan alur MERDEKA (Mulai dari diri sendiri, Eksplorasi pemahaman, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi pemahaman, Koneksi antarmateri, dan Aksi nyata). Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan Pengajar Praktik.

Pendidikan guru penggerak berbeda dari pendidikan atau pelatihan lain yang biasanya guru - guru ikuti. Jika sebelumya materi pelajaran menjadi hal utama, tetapi pada pendidikan guru penggerak lebih mengedepankan perubahan mindset. Calon guru penggerak didoktrin dan diyakinkan bahwa sejatinya setiap anak memiliki kodratnya masing – masing (kodrat alam dan kodrat zaman). Tugas guru adalah memperlakukan anak dengan sebaik-baiknya sesuai kodratnya, melayani mereka dengan setulus hati, memberikan teladan (ing ngarso sung tulodho), membangun semangat (ing madyo mangun karso) dan memberikan dorongan (tut wuri handayani). Menuntun mereka  mencapai kebahagiaan dan keselamatan yang setinggi - tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.

Guru penggerak akan melibatkan murid dengan mengakomodir kebutuhan belajarnya karena setiap murid memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Hal ini tercermin dari pedidikan yang memerdekan murid melalui pembelajaran Berdiferensiasi. Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi calon guru penggerak akan memikirkan tindakan yang masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar.

Sebagai pemimpin pembelajaran, seorang guru penggerak dalam mengambil sebuah keputusan akan sebijak mungkin dengan memperhatikan segala aspek serta merefleksikan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh sekolah tersebut, sehingga bisa dijadikan rujukan atau teladan bagi seluruh warga sekolah.

Dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru, guru penggerak juga memiliki keterampilan coaching. Keterampilan coaching dibutuhkan guru untuk mengoptimalkan potensi serta bakat dari setiap anak didiknya dan membantu murid menyingkirkan sumbatan-sumbatan yang menghalangi dalam proses belajarnya. Guru penggerak juga dibekali dengan ilmu untuk merancang visi - misi sekolah, mampu memetakan aset atau sumber daya yang ada di sekolah, kemudian merancang program-program yang akan dilakukan dan  membuat program yang berdampak pada murid.

Keuntungan Mengikuti Pendidikan Guru Penggerak

Keuntungannya yang diperoleh dari program guru penggerak adalah dapat mengembangkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid dan mampu membuat program-program sekolah yang berdampak pada murid. Guru penggerak juga mendapatkan penghargaan berupa piagam guru penggerak serta sertifikat pendidikan 306 JP yang tentunya sangat bermanfaat bagi karir sebagai guru. Guru penggerak mempunyai visi yang sangat tinggi yaitu mewujudkan capaian merdeka belajar dalam menciptakan Profil Pelajar Pancasila. Kemendikbudristek memiliki gagasan dan komitmen bahwa program guru penggerak adalah program penyiapan pemimpin-pemimpin pada satuan pendidikan. Menurut Permendikbudristek Nomor 40 tahun 2021 tentang penugasan guru menjadi kepala sekolah bahwa dalam hal ini sebagai Guru Penggerak sudah memenuhi persyaratan untuk bisa menjadi kepala sekolah. Tidak ada ruginya mengikuti program pendidikan guru penggerak, malah akan mendapatkan pengalaman belajar yang sangat berharga dan mendapatkan relasi dan kolega baru yang akan sangat menunjang karir sebagai guru. Dan dengan mengikuti program ini membuat guru keluar dari zona nyaman untuk terus mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila.

Biaya Yang Harus Dibayar Untuk Mengikuti Pendidikan Guru Penggerak

Pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak tidak dipungut biaya atau gratis. Jika ada oknum yang mengatasnamakan panitia pelaksana program pendidikan guru penggerak yang memungut biaya, Anda dapat melaporkan kejadian ini melalui email guru.penggerak@kemdikbud.go.id. Bahkan  selama pelaksanaan pendidikan tersebut, Kemdikbud akan memberikan dukungan berupa:

  • Selama pendidikan dan pendampingan mendapatkan bantuan paket data untuk pelatihan daring (online)
  • Biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi jika diperlukan utk pelaksanaan Lokakarya (sesuai kebutuhan).
  • Guru mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana hal ini didukung dengan pelaksanaan program yang dibimbing langsung oleh instruktur, fasilitator serta pengajar praktik profesional.

Kendala Yang Dialami Guru Dalam Mendaftar atau Menjalankan program Pendidikan Guru Penggerak

Kendala yang dihadapi dalam mendafar program guru penggerak biasanya dalam pengisian Essai. Guru – guru terkadang kesulitan memahami pertanyaan - pertanyaan yang terkesan menumpuk dan memiliki multitafsir. Begitu juga dalam menentukan jawaban essai yang mengharuskan memenuhi jumlah karakter dan terkadang ketika listrik padam perlu login kembali dan hasilnya hilang sebelum disimpan. Ketika mengalami hal tersebut, hal yang perlu dilakukan adalah membaca dan memahami dengan baik - baik setiap pertanyaan, menjawab sesuai dengan pengalaman pribadi dan jangan sekali - kali menjiplak jawaban orang lain karena akan secara otomatis dibaca oleh sistem. Selain itu juga, pastikan setiap jawaban sesuai dengan permintaan jumlah karakter dan agar lebih efesien ada baiknya setiap jawaban terlebih dahulu ditulis di dalam word baru selanjutnya dipidahkan ke sistem online.

Kendala lain ketika calon guru penggerak (CGP) dalam menjalankan program tentu juga akan ada banyak sekali kondisi yang dihadapi seperti kondisi jaringan, manejemen waktu, mengenali perbedaan-perbedaan karakter siswa, dan masih perlu penyesuaian dengan paradigma-paradigma baru yang diajarkan dalam Pendidikan Guru Penggerak . Begitu juga tidak sedikit rekan – rekan calon guru penggerak lain yang mengatakan bahwa ada kepala sekolah yang memandang guru yang mengikuti PGP hanya untuk mengejar karier menjadi kepala sekolah. Bahkan ada kepala sekolah yang merasa tersaingi oleh calon guru penggerak sehingga menarik dukungan kepada CGP untuk mengikuti pendidikan. Ada juga yang mengalami kendala dalam mengajak rekan guru untuk ikut berama - sama melakukan perubahan. Dengan kondisi demikian tentu akan sulit bagi calon guru penggerak dalam menciptakan transformasi positif di sekolah jika lingkungan terdekatnya tidak memberikan dukungan. Karena itu dibutuhkan konsistensi, menciptakan komunikasi yang baik agar tercipta suasana yang nyaman, terbuka, dan saling menghargai (komunikasi asertif) dan bangun kepercayaan dengan menjadi teladan dalam menciptakan praktik-praktik baik di sekolah.

Platform Merdeka Mengajar Sebagai Teman Penggerak Guru

Dalam mendukung guru mengajar, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Platform Merdeka Mengaja. Platform Merdeka Mengajar merupakan platform edukasi yang dapat menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila. Bentuk kontribusi Platform Merdeka Mengajar selama menjadi calon guru penggerak:

  • Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi bagi guru penggerak untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan kurikulum merdeka. Guru dapat mengakses Perangkat Ajar yang saat ini tersedia lebih dari 2.000 referensi perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka.
  • Platform Merdeka Mengajar memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapanpun dan dimanapun. Selain itu  guru penggerak bisa mendapatkan beragam video inspiratif dari sesama guru untuk mengembangkan diri.
  • Platform Merdeka Mengajar mendorong untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi praktik baik. Pada fitur Bukti Karya Saya, guru penggerak dapat membangun portofolio hasil karyanya agar dapat saling berbagi inspirasi dan berkolaborasi. Karya yang dimaksud bisa dalam bentuk proses pembelajaran, pengembangan profesi maupun prestasi yang dicapai selama pendidikan guru penggerak.

Perbedaan Yang Dirasakan Sebelum dan Sesudah Menjalankan Program Pendidikan Guru Penggerak

Sesudah menjalankan program ini tentu guru akan merasa ada perubahan dalam dirinya sendiri. Guru penggerak akan merasa lahir menjadi guru yang berbeda dari sebelumnya, mulai dari bagaimana bertindak, bagaimana menjadi teladan, bagaimana menjadi motivator terutama bagi muridnya. Kemudian bagaimana guru tersebut bisa menjadi penggerak bagi rekan – rekan guru untuk melakukan perubahan yang lebih baik, bagaimana bisa menjalin komunikasi yang efektif dengan seluruh stakeholder yang ada di sekolah, bagaimana guru tersebut mampu memberdayakan segala aset atau sumber daya yang ada disekolah maupun sekitar lingkungan sekolah dalam mendukung program-program yang akan dilakukan. Banyak hal baru yang akan didapatkan dalam pendididkan guru penggerak ini. Guru penggerak juga merasa semakin semangat untuk melakukan perubahan untuk mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Mari guru - guru hebat sukseskan program guru penggerak dan bersama -sama menjadi bagian dari orang - oarag yang sedang berjuang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan di Indonesia.

"Jangan hanya berjuang untuk menjadi hebat tapi berjuanglah untuk bermanfaat bagi semua orang"

SALAM DAN BAHAGIA

#salamGuruPenggerak

#MajuBersamaHebatSemua

 

 

 

Daftar Pustaka

"Program Guru Penggerak." https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/. Accessed 7 Dec. 2022.

"Pembelajaran Berdiferensiasi dan Penerapannya di Kelas." https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/pembelajaran-berdiferensiasi-dan-penerapannya-di-kelas/. Accessed 8 Dec. 2022.

"daftar tanya jawab program Guru Penggerak." https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/faq/. Accessed 8 Dec. 2022

 "Platform Merdeka Mengajar Dukung Guru Menerapkan Kurikulum ...." 15 Feb. 2022, https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/platform-merdeka-mengajar-dukung-guru-menerapkan-kurikulum-merdeka. Accessed 8 Dec. 2022

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
TATA TERTIB GURU DAN PEGAWAI SMA NEGERI 1 FATULEU TENGAH TAHUN PELAJARAN 2023-2024

  REGULASI Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republ

03/10/2023 21:18 - Oleh Administrator - Dilihat 4004 kali
"Mengapa kurikulum perlu berubah?"

Sabtu, 11 Februari 2023 Oleh I Putu Alex Sudiartana, S.Pd, Gr - Plt. Kepala SMAN 1 Fatuleu Tengah   Apa itu kurikulum? Menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendid

11/02/2023 18:36 - Oleh Administrator - Dilihat 5206 kali
Struktur Cerpen

    Pengertian Cerpen Menurut KBBI:  Cerpen merupakan cerita pendek yang berisi tentang kisah cerita yang berisi tidak lebih dari 10 ribu kata. Pada umumnya cerita p

20/07/2022 11:24 - Oleh Sartiny Seubelan - Dilihat 495 kali
Sifon dan Seks Bebas Remaja Sekolahan di Pelosok Timor, NTT

RH, pelajar berusia 18 tahun asal Bonatama, Desa Poto, kecamatan Fatuleu Barat, kabupaten Kupang yang kini duduk di kelas X SMAN 2 Fatuleu Barat mengikuti sunatan (khatan) yang dil

20/07/2022 10:49 - Oleh Administrator - Dilihat 1933 kali
Modul 3.1.a.9 Koneksi Antar Materi: Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

Syalom, Salve, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Saya I Putu Alex Sudiartana, Calon Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten

01/05/2022 13:31 - Oleh Administrator - Dilihat 919 kali